Sunday, June 24, 2018

ANTI MAGER SETELAH LIBURAN PANJANG LEBARAN

Tidak terasa, cuti bersama yang ditetapkan pemerintah akan segera berakhir, itu artinya aktivitas perkantoran akan kembali berjalan seperti biasa. Setelah puas libur selama hampir dua minggu, para karyawan akan kembali menjalankan rutinitasnya.
Biasanya, ada rasa malas dan mager untuk kembali bekerja akibat efek dari libur panjang. Badan seolah belum rela untuk kembali beraktivitas, apalagi kalau kamu tinggal di kota besar yang identik dengan kemacetan.
Nah, supaya kamu tetap on fire, berikut ini 6 tips untuk kembalikan semangat kerja agar tetap produktif saat masuk kantor nanti, cek yuk!

1. Jangan begadang, tidurlah lebih awal supaya badan mendapat istirahat yang cukup

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran
Advertisement
unsplash.com/Annie Spratt
Supaya hari pertama di kantor berjalan lancar, penting sekali untuk menyiapkan dirimu sebelumnya. Usahakan untuk tidak tidur larut malam supaya besok kamu tidak kesiangan.
Penting sekali untuk memberikan badanmu masa istirahat yang cukup agar saat bangun badan jadi segar maksimal.

2. Jangan melewatkan sarapan, penting sekali untuk menjaga stamina di pagi hari

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaranunsplash.com/Flipboard
Nah, ini dia yang sering di abaikan, yaitu sarapan. Padahal makan pagi memegang peranan penting supaya aktivitasmu berjalan dengan lancar lho.
Kamu bisa lebih konsentrasi bekerja dengan perut yang sudah terisi, dan perlu diingat, jangan makan dengan menu yang berat, nanti kamu malah ngantuk karena terlalu kenyang.

3. Supaya mood bagus, dengarkan musik favorit yang bisa membangkitkan semangat

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran
Advertisement
unsplash.com/Annie Spratt
Suasana hati sangat berpengaruh untuk mengawali hari, oleh karena itu cobalah dengarkan musik yang bisa membangkitkan semangat supaya mood jadi oke.
Kalau hati senang dan mood sudah bagus, kamu pasti jadi lebih semangat saat kerja dan dijamin anti mager, deh.

4. Setelah sampai kantor, susun rencana kerja supaya jadwalmu sistematis dan terencana

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaranunsplash.com/Stefan Stefancik
Libur panjang memberikan efek pekerjaan yang lebih menumpuk, oleh karena itu setelah sampai kantor, susunlah jadwal untuk rencana pekerjaanmu ke depan.
Pilihlah mana yang sifatnya harus dikerjakan terlebih dahulu, dengan begitu kamu memiliki rencana kerja yang sistematis dan terencana.

5. Tetap fokus, jangan menunda pekerjaan supaya tidak menumpuk  

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaranunsplash.com/Andrew Neel
Rasa malas untuk kembali bekerja setelah libur panjang memang tidak dapat dielakan, tapi bukan berarti kamu tidak bisa melawannya ya.
Saatnya untuk menstimulasi pikiranmu supaya tetap fokus bekerja, dan gak kalah penting, jangan menunda-nunda pekerjaan supaya tidak kerepotan sendiri.

6. Yang paling penting, niat dan kemauan untuk bekerja dengan penuh semangat

Anti Mager, 6 Tips Kembalikan Semangat Kerja Setelah Libur Lebaran https://www.idntimes.com/life/career/astrimeita185atgmailcom/6-tips-kembalikan-semangat-kerja-setelah-libur-lebaran-c1c2/full
 
  •  Keluarga Mahasiswa Tembalang-Kudus
    Proudly Present
    .
    HALAL BI HALAL & SERAH TERIMA JABATAN

    "Satukan Hati di Hari nan Suci"
    Selamat Hari Raya Idul Fitri
    .
    Halo, Keluargaku...
    .
    Ramadhan akan segera usai, mari jelang Hari Raya dengan eratkan silaturahmi.
    .
    1 tahun kepengurusan penuh apresiasi akan segera berganti tanpa kurang rasa empati
    .
    ๐Ÿ“ฒContact Person
    (line) edo_setiawan
    ๐ŸŒŽ Info Lebih Lanjut

    Twitter : KM_Tembus
    Facebook : KM Tembus
    Instagram : KM_Tembus




                                                                                                                                       
Kami, Keluarga Mahasiswa Tembalang-Kudus mengucapkan :
Selamat Hari Raya Idul Fitri 1439 H
Taqoballahu Minna Wa Minkum Minal Aidzin Wal Faidzin 

Mohon Maaf Lahir dan Batin ๐Ÿ™


08 Maret 2011 pada saat itu, terbentuklah aku. Pertemanan yang kemudian disatukan dengan suatu asas kekeluargaan.
Waktupun berlalu. Kini, 7tahun usiaku. Suka duka tercipta dalam sejalannya usia. 

Namun dalam benakku hanya satu :
Muda Berbakti Menginspirasi tetaplah jargon kebanggaanku!
Keep solid for us!



"Malam Keakraban Keluarga Mahasiswa Tembalang Kudus 2017"

Kita sama, terlahir di kota Kudus tercinta. Kita sama, berjuang di tanah rantau Tembalang. Namun sebelumnya kita belum saling sapa dan baur. Disini, Keluarga Mahasiswa Tembalang Kudus yang mempersatukan kita menjadi sebuah "Keluarga" ๐Ÿ˜Š




[ SOSIALISASI ]

Sosialisasi mengenai oragnisasi KM TEMBUS adalah agenda tiap akhir hingga awal tahun yang diselenggarakan guna memberikan informasi terhadap para siswa/i SMA/SMK/MA sederajat di wilayah Kudus mengenai pendidikan lanjutan, perkuliahan, beasiswa, dll. Semoga bermanfaat bagi semua.

Anyway, semangat mempersiapkan diri untuk kuliah!!!
Mari bawa nama baik Kudus ke Tembalang!!!
Sampai jumpa, generasi kebanggaan penerus bangsa!!!  




Sunday, June 17, 2018

Lagi bokek? Mancing aja :)

Dulunya spot mancing di Tembalang ini adalah area persawahan dan difungsikan juga untuk daerah resapan air di wilayah Tembalang. Seiring perkembangan Tembalang sebagai daerah kampus ternama yaitu Universitas Diponegoro dan dibangunnya satu universitas baru yaitu Universitas Pandanaran, areal persawahan ini berubah menjadi kubangan dengan kedalaman berkisar 1,5 M dengan area genangan yang semakin mengecil. 

Universitas Diponegoro yang pada tahun sebelum 2011 masih menempati tiga tempat yang berbeda yaitu kampus Pleburan, Kampus tembalang dan kampus Kedokteran di rumah sakit Kariyadi, pada awal tahun 2011 mulai di pindahkan secara bersama terpusat di Tembalang. Perpindahan mahasiswa dari dua tempat membawa dampak besar bagi kecamatan Tembalang atau area sekitar kampus Undip Tembalang; Perumahan, ruko dan kos-kosan mulai tumbuh pesat membawa dampak juga terhadap daerah resapan yang sekarang mulai mengecil menjadi kawasan perumahan dan kos-kosan.

Karena area genangan air ini sudah di miliki oleh pengembang perumahan secara otomatis areal persawahaan sudah berubah fungsi menjadi tanah lapang yang tetap dibiarkan oleh pihak pengembang. Oleh warga sekitar area genangan ini di tanami bibit ikan dengan maksud untuk sarana rekreasi memancing, sekian tahun dibiarkan jumlah ikan semakin lama semakin bertambah, beberapa jenis ikan khas air tawar seperti Munjair, Gabus (kutuk), Lele, Sepat tumbuh dan berkembang biak digenangan seluas kurang lebih 0.5 Hektar ini. 

Kisah Masjid Menara Kudus yang Pernah Dicetak di Uang Kertas Rp 5.000


KUDUS, KOMPAS.com - Keistimewaan Masjid Menara Kudus di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, bukan isapan jempol belaka. ‎Masjid yang didirikan oleh Sunan Kudus atau Sayyid Ja'far Shadiq Azmatkhan pada tahun 956 Hijriah atau 1549 Masehi menyisakan nilai historis yang tinggi. ‎ ‎Menara di masjid yang juga kerap disebut Masjid Al Aqsha ini difungsikan oleh Sunan Kudus sebagai tempat mengumandangkan azan dan tempat untuk memukul beduk setiap kali bulan Ramadhan datang. ‎ Baca juga: Masjid Menara Kudus, Saksi Hidup Toleransi dari Masa ke Masa (1) ‎ Karena tingginya filosofi yang terkandung di dalamnya, menara yang konon merupakan menara masjid tertua di wilayah Jawa tersebut kini dijadikan sebagai landmark Kabupaten Kudus. Masjid Menara Kudus di Kelurahan Kauman, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (30/5/2018) sore.(KOMPAS.com/PUTHUT DWI PUTRANTO) Sepak terjang Sunan Kudus yang menggunakan pendekatan kultural dalam berdakwah meninggalkan ciri khas akulturasi budaya antara Hindu-Islam pada Masjid Menara Kudus. Sunan Kudus juga menekankan kepada umat pada saat itu untuk mengutamakan toleransi dengan umat beragama lainnya dalam kehidupan sehari-hari, misalnya melarang umat menyembelih sapi yang adalah hewan suci bagi umat Hindu.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Kisah Masjid Menara Kudus yang Pernah Dicetak di Uang Kertas Rp 5.000 (2)", https://regional.kompas.com/read/2018/06/16/09300971/kisah-masjid-menara-kudus-yang-pernah-dicetak-di-uang-kertas-rp-5000-2?page=all
Penulis : Kontributor Grobogan, Puthut Dwi Putranto Nugroho
Editor : Caroline Damanik

Friday, June 15, 2018

KULINER KUDUS

SEPUTARKUDUS.COM, GULANGDi tepi selatan sekitar 20 meter dari Jalan Raya Budi Utomo Dukuh Pekeng, Desa Gulang, Kecamatan Mejobo, Kudus, tampak sebuah warung dengan baner panjang bergambar Bagong. Di dalam warung tampak beberapa pengunjung sedang menikmati sate kambing yang dihidangkan. Warung tersebut yakni Warung Sate Bagong, yang mampu menjual 7.000 tusuk sate kambing sehari.
Menurut Hariani (31), anak kedua dari mendiang Sunipah, perintis Warung Sate Bagong, mengungkapkan, warung yang menjual sate, gule, dan tongseng kambing itu pertama buka pada tahun 1992. Menurutnya, sejak dibuka hingga kini warung tersebut selalu laris dan memiliki banyak pelanggan.

TUJUAN


  • Menguatkan tali pesaudaraan yang berguna bagi anggota dan lingkungan sekitarnya.
  • Sebagai wadah untuk belajar berorganisasi bagi para anggota dan menumbuhkan jiwa kepemimpinan dalam kehidupan untuk menyongsong persaingan kerja kedepan.
  • Sebagai tempat berkumpul untuk saling tukar menukar informasi mengenai kehidupan di kampus .

MISI


  • Meningkatkan tali persaudaraan antar anggota dengan menjunjung tinggi rasa persatuan dan kekeluargaan .
  • Meningkatkan profesionalitas, dalam tata kelola serta kemandirian berorganisasi .
  • Menghimpun dan mengembangkan potensi-potensi yang ada pada setiap anggota dalam wirausaha, kepemimpinan, sosial, seni dan olah raga.